Kamis, 18 Maret 2010

aku dan dia

 Aku, dan dia 
Hanya sedikit berbeda 
Aku, dan diaHanya tak tau apa rasa ada sama
Kepada bulan yang terik saat fajar 
Percayakan hatimu padaku
Kepada bintang yang muncul saat purnama 
Percayalah aku juga menjadi jiwamu
Kau, cakrawala mata hati yang tersingkap dengan segala indahnya
Kau, dunia nyata saat aku ada dan bersamanya menjadi bunga
Kau, mentari siang yang menyuguhkan embun hasrat jiwa
Bukan aku jika kau pergi berlalu
Tapi juga bukan kau jika aku terus melaju 
Kebenaran hati yang hanya aku, kau, dan 
Dia yang tau 
Sekarang, apakah kau akan memberikan hatimu untukku
Aku itu bukan jiwamu, aku hanya pootongan sayap yang mulai terbang tertinggal 
Teringgal oleh jiwamu yang membawaku dan nyawaku terkubur dalam tanah 
Dan tak ada yang tau apakah itu menjadi benih
Meski rasa ini tulus, bahkan sangat tulus 
Nyata, dan indah 
Tapi aku bukan tidak pernah mengharapkan 
Dan membawanya dalam hidupku, 
Bagai mimpiku, melebihi keindahan yang ada ketika aku lupa apa kau itu ada

0 komentar:

Posting Komentar